
Klub raksasa Liga Inggris, Manchester United, berencana untuk mempertimbangkan kembali datang ke Indonesia usai sebelumnya batal di pertengahan tahun lalu.
Seperti diketahui, Wayne Rooney dkk gagal melakukan pertandingan persahabatan melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 18 Juli 2009 karena sehari sebelumnya terjadi ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta. Hotel Ritz Carlton sendiri sedianya akan menjadi tempat penginapan MU.
Kini, rencana kunjungan itu dihembuskan lagi karena menurut Relationship Director MU, Nick Humphreys, kawasan Asia punya arti penting bagi timnya. Pasalnya, di kawasan Benua Kuning ini tersebar banyak pendukung setia "Setan Merah".
"Indonesia sendiri termasuk negara yang memiliki jumlah penggemar MU cukup besar. Karena itu, kami akan tetap mempertimbangkan untuk kembali berkunjung ke Indonesia,'' kata Humphreys.
Hal senada juga diutarakan langsung mantan pemain MU, Andrew Alexander (Andy) Cole dalam acara peluncuran kartu perdana edis TriMU, Selasa (17/5).
"Kembali ke Indonesia merupakan program yang akan dipikirkan oleh MU," kata Cole.
The Red Devils itu sendiri memiliki kerjasama jangka panjang dengan operator lokal yakni Tri dengan durasi 3,5 tahun. Tri telah menjalin kerjasama dengan MU sejak tahun lalu. Setelah gagal mendatangkan mereka, operator jaringan GSM Tri kembali berusaha memanjakan pelanggannya lewat produk kartu perdana TriMU.
Melalui produk ini, pelanggan akan mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung laga MU di Old Trafford, Inggris.
"Kami dengan Tri akan menjalin kerjasama yang baik dan akan memikirkan program kunjungan MU ke Indonesia lagi,'' lanjut Cole.
Cole saat ini telah pensiun sebagai pemain sepakbola Inggris. Ia merupakan salah satu pemain legendaris MU dengan mencetak rekor transfer sebesar 6,25 juta Euro.
Pria kelahiran Nottingham 15 Oktober 1971 itu mengawali karirnya di Newcastle dan sukses mencetak gol sebanyak 68 gol di 74 pertandingan, termasuk 41 pertandingan di liga Inggris musim 1993-1994.
Kini, rencana kunjungan itu dihembuskan lagi karena menurut Relationship Director MU, Nick Humphreys, kawasan Asia punya arti penting bagi timnya. Pasalnya, di kawasan Benua Kuning ini tersebar banyak pendukung setia "Setan Merah".
"Indonesia sendiri termasuk negara yang memiliki jumlah penggemar MU cukup besar. Karena itu, kami akan tetap mempertimbangkan untuk kembali berkunjung ke Indonesia,'' kata Humphreys.
Hal senada juga diutarakan langsung mantan pemain MU, Andrew Alexander (Andy) Cole dalam acara peluncuran kartu perdana edis TriMU, Selasa (17/5).
"Kembali ke Indonesia merupakan program yang akan dipikirkan oleh MU," kata Cole.
The Red Devils itu sendiri memiliki kerjasama jangka panjang dengan operator lokal yakni Tri dengan durasi 3,5 tahun. Tri telah menjalin kerjasama dengan MU sejak tahun lalu. Setelah gagal mendatangkan mereka, operator jaringan GSM Tri kembali berusaha memanjakan pelanggannya lewat produk kartu perdana TriMU.
Melalui produk ini, pelanggan akan mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung laga MU di Old Trafford, Inggris.
"Kami dengan Tri akan menjalin kerjasama yang baik dan akan memikirkan program kunjungan MU ke Indonesia lagi,'' lanjut Cole.
Cole saat ini telah pensiun sebagai pemain sepakbola Inggris. Ia merupakan salah satu pemain legendaris MU dengan mencetak rekor transfer sebesar 6,25 juta Euro.
Pria kelahiran Nottingham 15 Oktober 1971 itu mengawali karirnya di Newcastle dan sukses mencetak gol sebanyak 68 gol di 74 pertandingan, termasuk 41 pertandingan di liga Inggris musim 1993-1994.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar